Pernahkah Anda memperhatikan outlet atau colokan yang berjejer rapi di dinding ruang perawatan pasien? Bagi orang awam keberadaan benda tersebut mungkin hanya terlihat seperti aksesori interior belaka. Namun bagi tenaga medis profesional instalasi tersebut adalah urat nadi yang menopang kehidupan banyak pasien. Sistem itulah yang kita kenal sebagai instalasi gas medis.
Gas medis bukanlah udara biasa yang kita hirup sehari hari. Ini adalah sediaan farmasi berbentuk gas yang diproses, disalurkan, dan diawasi dengan standar keamanan super ketat. Kesalahan sekecil apa pun dalam instalasinya bisa berakibat fatal. Oleh karena itu pemahaman mendalam mengenai jenis dan fungsinya menjadi hal wajib bagi manajemen fasilitas kesehatan.
Mari kita bedah lima jenis gas medis yang paling sering digunakan dalam dunia kedokteran beserta fungsi krusialnya.
Oksigen atau O2
Gas yang satu ini adalah primadona dalam dunia medis dan paling dikenal oleh masyarakat luas. Oksigen berfungsi untuk mempertahankan metabolisme sel tubuh dan menjamin ketersediaan oksigen dalam darah pasien.
Dalam instalasi rumah sakit tabung atau jalur pipa oksigen umumnya diberi kode warna hijau atau putih tergantung standar yang dianut. Penggunaannya sangat luas mulai dari terapi pernapasan ringan di ruang rawat inap biasa, penanganan kondisi gawat darurat, hingga dukungan hidup di ruang ICU. Tanpa suplai oksigen yang murni dan stabil keselamatan pasien tentu menjadi taruhannya.
Nitrous Oxide atau N2O
Sering disebut sebagai gas tawa, Nitrous Oxide memegang peran kunci di ruang operasi. Walaupun namanya terdengar jenaka fungsinya sangat serius. Gas ini bekerja sebagai agen anestesi atau pembius yang dicampur dengan oksigen.
Tujuan utamanya adalah menghilangkan rasa sakit pada pasien yang sedang menjalani prosedur bedah atau operasi. Dalam sistem pemipaan gas medis, Nitrous Oxide selalu diidentifikasi dengan warna biru tua. Karena sifatnya yang memengaruhi kesadaran penggunaan gas ini diawasi dengan sangat ketat untuk mencegah kebocoran yang bisa memengaruhi konsentrasi tim bedah di dalam ruangan.
Medical Air atau Udara Tekan Medis
Banyak orang salah mengira bahwa Medical Air sama saja dengan udara dari kompresor bengkel. Anggapan ini jelas keliru besar. Udara tekan medis adalah udara atmosfer yang telah melalui proses filtrasi berlapis untuk menghilangkan debu, minyak, dan kadar air hingga mencapai tingkat kemurnian tertentu.
Fungsinya sangat beragam. Udara ini digunakan untuk menggerakkan mesin ventilator bagi pasien yang gagal napas atau dicampur dengan oksigen murni untuk mendapatkan kadar konsentrasi tertentu bagi pasien penyakit paru. Selain itu Medical Air juga digunakan sebagai tenaga penggerak untuk berbagai peralatan bedah pneumatik. Tabung atau pipanya biasanya ditandai dengan warna kuning atau kombinasi hitam putih.
Karbon Dioksida atau CO2
Mungkin Anda bertanya tanya mengapa gas buangan pernapasan manusia justru dibutuhkan di rumah sakit. Dalam konteks medis Karbon Dioksida memiliki kegunaan spesifik yang sangat canggih. Gas ini sering digunakan dalam prosedur bedah minimal invasif seperti laparoskopi dan endoskopi.
Dokter menggunakan CO2 untuk menggembungkan rongga perut pasien guna memberikan ruang visual yang lebih luas saat membedah tanpa perlu menyayat lebar. Selain itu CO2 juga dimanfaatkan untuk menstimulasi pernapasan dalam kondisi tertentu. Identitas pipa gas ini umumnya menggunakan warna abu abu.
Medical Vacuum atau Suction
Meskipun secara teknis ini adalah sistem hisap atau tekanan negatif, Vacuum selalu dimasukkan dalam paket instalasi gas medis sentral. Keberadaannya sama vitalnya dengan gas penyuplai positif.
Fungsi utamanya adalah menyedot cairan berlebih yang tidak diinginkan dari tubuh pasien. Cairan tersebut bisa berupa darah saat operasi berlangsung, lendir di saluran pernapasan, atau sisa cairan lambung. Tanpa sistem vakum yang kuat dan stabil, dokter bedah akan kesulitan melihat area operasi karena tertutup cairan. Sistem ini bekerja tiada henti untuk memastikan area tindakan tetap bersih dan aman.
Kesimpulan
Kelima elemen di atas hanyalah sebagian dari kompleksitas sistem gas medis di sebuah fasilitas kesehatan. Kualitas pipa, kemurnian gas, dan kestabilan tekanan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.
Sebagai penyedia jasa instalasi gas medis profesional kami memahami bahwa setiap sambungan pipa yang kami pasang menyangkut nyawa seseorang. Itulah sebabnya kami selalu memastikan seluruh pengerjaan sesuai dengan standar keselamatan tertinggi dan regulasi yang berlaku.
Pastikan rumah sakit atau klinik Anda memiliki sistem penunjang kehidupan yang tangguh dan terpercaya. Karena dalam dunia medis, keamanan pasien adalah prioritas nomor satu.